Catatan Popular

Selasa, 23 Disember 2025

22. SYEKH ABDUL QADIR TIAP TAHUN MEMBEBASKAN HAMBA SAHAYA DARI PERBUDAKAN, SERTA NILAI BUSANA

Pada sebagian kitab manaqib meriwayatkan bahwa Syekh Abdul Qadir tiap hari raya sudah menjadi tradisi beliau membeli beberapa hamba sahaya untu dimerdekakan dari belenggu perbudakan. Setelah dimerdekakan demi membina kemantapan lebih lanjut Syekh mewusulkan mereka kepada Allah SWT.

Syekh Abdul Qadir bila berpakaian, beliau memakai pakaian yang serba indah, bagus dan mahal harganya. Nilai kainnya harga perkilonya (0, 6888 M) seharga 10 dinar, dan tutup kepalanya seharga 70 ribu dinar. Terompahnya untuk alas kaki yang beliau pakai bertaburan intan berlian dan jamrud. Paku terompahnya terbuat dari perak, namun pakaian yang serba mewah dan indah itu bila ada orang yang memerlukannya saat itu juga beliau berikan.


Isnin, 22 Disember 2025

21. SYEKH ABDUL QADIR MENGUSAP BURUNG ELANG YANG TERPUTUS KEPALANYA DAN TERBANG KEMBALI

Diriwayatkan sebagian dari karomah Syekh Abdul Qadir, pada suatu hari Syekh Abdul Qadir sedang mengadakan pengajian di hadapan murid-muridnya di madrosah yang beliau pimpin. 

Waktu itu keadaan cuaca sangat buruk angin berhembus dengan kencangnya, tiba-tiba muncul seekor burung elang melewati atap madrosah dengan suara yang keras hingar bingar mengganggu orang yang hadir dimajelis pengajian, maka beliau berkata : "Wahai angin, potonglah kepalanya !". 

Lalu angin bertiup dengan kencangnya memotong kepala burung elang sehingga terpisah dari badannya dan jatuh dihadapan Syekh. 


Kemudian beliau turun dari kursinya mengambil bangkai burung elang itu dan meletakkannya di atas tangan beliau, diusapnya burung itu dengan membaca :


بسم الله الرحمن الرحيم


tiba-tiba burung elang hidup kembali kemudian terbang lagi dengan ijin Allah SWT, dan hal ini disaksikan oleh segenap jama'ah pengajian.


20. SEEKOR BURUNG PIPIT TERBANG DI ATAS KEPALA SYEKH ABDUL QADIR, LALU JATUH DAN MATI

Sebagian dari karomah Syekh Abdul Qadir sedang berwudhu, tiba-tiba beliau dikotori oleh seekor burung pipit yang sedang terbang diatas kepala beliau, kemudian Syekh mengangkat kepala dan dilihatnya burung pipit itu, maka jatuhlah burung itu dan mati.

Kemudian pakaian yang sedang beliau pakai yang dikotori tadi lalu dicucinya dan disedekahkan sebab kematian seekor burung pipit, beliau berkata : "Kalau sekiranya kami berdosa karena matinya seekor burung pipit, maka kain ini sebagai kifaratnya".


19. DISELAMATKANNYA ORANG YANG FASIQ KARENA MENJAWAB SYEKH ABDUL QADIR KEPADA MALAIKAT MUNKAR NAKIR

Diceritakan pada zaman Syekh Abdul Qadir ada orang yang fasiq, tetapi sangat mahabbah/mencintai Syekh Abdul Qadir. 

Setelah orang itu meninggal, kemudian di dalam kubur ditanya oleh Malaikat Munkar Nakir. Jawaban orang tersebut hanyalah Abdul Qadir. Kemudian datanglah sebuah jawaban dari Allah: "Wahai Munkar Nakir, orang itu memang betul-betul fasiq, dan harus disiksa, tetapi karena dia sangat mahabbah atau mencintai kepada kekasih-Ku maka diampuni oleh-Ku.


18. BERKAT KAROMAH SYEKH ABDUL QADIR BAYI PEREMPUAN MENJADI BAYI LAKI-LAKI

Syekh Hawad Al-Qadiri meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang menghadap Syekh Abdul Qadir dengan permohonan ingin memperoleh anak laki-laki karena Syekh tempat berlindungnya orang banyak, dan do'anya selalu di terima Alloh SWT. 


Kata Syekh : "Permohonanmu itu wajar-wajar saja, nanti juga kamu akan memperoleh anak laki-laki". 


Mendengar pernyataan yang menggembirakan itu setiap hari ia selalu hadir di madrosah majelis ta'lim Syekh Abdul Qadir.


Beberapa hari kemudian isterinya melahirkan anak bayi perempuan, lalu dengan segera ia membawa bayi itu menghadap Syekh, sambil menyerahkan bayinya ia berkata diiringi keluhan: 

"Dari dahulu saya selalu mengharap ingin memperoleh anak lelaki, namun kenyataannya kini bayi perempuan, bukan bayi laki-laki". 


Kata Syekh : "Segera balut burit bayimu itu dan bawa pulang, nanti juga kamu akan memperoleh bayi laki-laki". Kemudian dibalutnya bayi itu dengan pemburitan lalu diemban dibawa pulang. 


Setibanya di rumah lalu dibuka pembebat bayinya, dan dengan diliputi rasa bahagia si mungil bayi itu menjadi bayi laki-laki berkat karomah Syekh Abdul Qadir dan seijin Allah Yang Maha Kuasa.


17. SYEKH ABDUL QADIR MEREBUT RUH DARI MALAKUL MAUT

Abu Abas Ahmad Rifa'i meriwayatkan , ada seorang pelayan Syekh Abdul Qadir meninggal dunia, kemudian isterinya datang menghadap beliau mengadukan halnya sambil menangis. Maka terbitlah belas kasihan dalam hati beliau karena ratap tangis itu. Lalu pada sore harinya terbanglah beliau ke angkasa mengejar malaikat maut yang sedang kelangit membawa keranjang maknawi penuh berisi ruh-ruh manusia dan baru selesai tugasnya mencabut nyawa orang pada hari itu.


Kemudian beliau meminta kepada malaikat maut supaya menyerahkan kepada beliau nyawa muridnya atau mengembalikan nyawa tersebut pada badannya semula. Permintaan itu ditolak oleh malaikat maut. Karena penolakan itu, beliau merebut dan menarik keranjang maknawi, maka tumpahlah semua nyawa yang ada dalam keranjang, nyawa-nyawa itu pun kembali ke jasadnya masing-masing.


Menghadapi peristiwa ini malaikat dengan segera mengadukan halnya kepada Tuhan Yang Maha Esa : "Ya Allah, Engkau mengetahui tentang kekasih-Mu dan wali-Mu Abdul Qadir. 


Allah bersabda : "Memang benar, Abdul Qadir itu kekasih-Ku, karena tadi nyawa pelayannya tidak kamu berikan, akibatnya seluruh ruh itu terlepas, dan sekarang kamu menyesal karena kamu tidak memberikannya.


16. SYEKH ABDUL QADIR MENGHIDUPKAN ORANG YANG SUDAH MATI DALAM KUBUR

Dalam kitab Asrarut Thalibin diriwayatkan Syekh Abdul Qadir pada waktu melewati suatu tempat, beliau bertemu dengan seorang umat Islam sedang hangat bersilat lidah, berdebat dengan seorang umat Nasrani.


Setelah beliau mengadakan penelitian dan pemeriksaan yang seksama apa yang menjadi sebab sehingga terjadi perdebatan yang sengit itu, kata seorang Muslim: "Sebenarnya kami sedang membanggakan Nabi kami masing-masing, siapa di antara Nabi kami yang paling baik, dan saya berkata padanya Nabi Muhammad-lah Nabi yang paling utama". Kata orang Nasrani: "Nabi Isa-lah yamg paling sempurna".


Syekh bertanya kepada orang Nasrani: "Apa yang menjadi dasar dan apa pula dalilnya kamu mengatakan bahwa Nabi Isa-lah lebih sempurna dari Nabi lainnya".


Lalu orang Nasrani itu menjawab: "Nabi Isa mempunyai keistimewaan, beliu menghidupkan kembali orang yang sudah mati".


Syekh melanjutkan lagi pertanyaannya: "Apakah kamu tahu aku ini bukan Nabi, aku hanya sekedar pengikut dan penganut agama Nabi Muhammad SAW?".


Kata orang Nasrani: "Ya benar, saya tahu".


Lebih jauh Syekh berkata lagi: "Kalau kiranya aku bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati, apakah kamu bersedia untuk percaya dan beriman kepada agama Nabi Muhammad SAW ?".


"Baik, saya mau beriman kepada agama Islam", jawab orang Nasrani itu.


"Kalau begitu, mari kita mencari kuburan".


Setelah mereka menemukan sebuah kuburan dan kebetulan kuburan itu sudah tua, sudah berusia lima ratus tahun, lalu Syekh mengulangi lagi pertanyaannya: "Nabi Isa kalau akan menghidupkan orang yang sudah mati bagaimana caranya ?".


Orang Nasrani menjawab: "Beliau cukup mengucapkan QUM BIIDZNILLAH (Bangun kamu dengan Izin Alloh)".


"Nah sekarang kamu perhatikan dan dengarkan baik-baik !", kata Syekh, lalu beliau menghadap pada kuburan tadi sambil mengucapkan: "QUM BIIDZNII (Bangun kamu dengan izinku)".


Mendengar ucapan itu orang Nasrani tercengang keheranan, belum habis herannya, kuburan terbelah dua, keluar mayat dari dalamnya. Mayat itu keluar sambil bernyanyi. Konon pada waktu hidupnya mayat itu seorang penyanyi.


Menyaksikan peristiwa aneh tersebut, ketika itu juga, orang Nasrani berubah keyakinannya dan beriman masuk agama Islam.


15. NAMA SYEKH ABDUL QODIR SEPERTI ISMUL A'DZHAM

Di dalam kitab Haqaiqul-Haqaiq diriwayatkan, ada seorang perempuan datang menghadap Syekh Abdul Qadir mengadukan hal anaknya: "Saya hanya mempunyai seorang anak, kini ia hilang tenggelam kedasar laut, saya percaya dengan penuh keyakinan bahwa Syekh bisa mengembalikan lagi anak saya dan menghidupkan kembali, hidup seperti sedia kala, untuk hal ini saya mohon pertolongannya".


Mendengar keluhan dan permohonan perempuan itu, Syekh berkata: "Sekarang juga pulanglah dan anakmu sekarang sudah berada di rumahmu".


Perempuan itu pulang dengan tergesa-gesa, setibanya di rumah, anaknya itu tidak ada.


Sementara itu segera ia menghadap lagi kepada Syekh sambil menangis melapor bahwa anaknya itu tidak ada di rumahnya.


Syekh berkata: "Sekarang anakmu sudah berada di rumahmu, sebaiknya kamu segera pulang".


Perasaan rindu pada anaknya menggebu-gebu, namun setibanya di rumah, anaknya belum juga ada. Dengan penuh keyakinan ia tidak merasa putus asa datang lagi menghadap Syekh sambil menangis menjerit-jerit, mohon supaya anaknya itu hidup lagi. 


Sejenak kemudian Syekh menundukkan kepalanya dan tegak kembali sambil berkata: "Sekarang tidak salah lagi, pasti anakmu saat ini juga sudah berada di rumah".


Dengan penuh harap ia pulang menuju rumahnya, dan setibanya di rumah ternyata anaknya dengan selamat hidup kembali berkat karomah Syekh Abdul Qadir.


Menghadapi peristiwa ini, Syekh Abdul Qadir bermunajat mengadukan halnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sambil menumpahkan isi hatinya: "Sungguh saya merasa malu, Ya Allah, oleh seorang perempuan sampai tiga kali ia mengadukan hal anaknya. Apa latar belakangnya, dan apa pula hikmah dari segala rahasia keterlambatan ini ?".


Allah menjawab: "Semua ucapan dan janjimu kepada perempuan itu, kesemuanya itu benar tidak salah. Dan untuk diketahui pada waktu pertama kamu mengatakan pada perempuan itu bahwa anaknya sumah berada di rumah, waktu itu malaikat baru mengumpulkan tulang belulangnya yang berserakan, dan untuk perkataan dan janjimu yang keduakalinya, juga tidak salah, karena waktu itu seluruh anggota tubuhnya baru utuh kembali dan dihidupkan, dan ketigakalinya pada waktu perempuan itu tiba di rumahnya, si anak itu baru diangkat dari dasar laut dan dikembalikan kerumahnya."


Kemudian Syekh mengadu lagi pada Tuhan : "Ya Alloh, Engkau menciptakan makhluk penghuni dunia yang berlimpah ruah banyaknya dan beraneka ragam jenisnya, hal itu sangat mudah bagi-Mu, hanya sekilas lintas dan sepatah kata saja sudah terwujud, demikian pula halnya pada waktu mengumpulkan makhluk-Mu di Padang Mahsyar hanya dalam tempo yang singkat sudah berkumpul, dibandingkan dengan hanya seorang anak yang saya mohonkan sampai ia terlambat dan cukup makan waktu yang lama, apa pula hikmahnya Ya Alloh?". 


Ketika itu Alloh bersabda: "Wahai Abdul Qadir, kamu jangan merasa sakit hati, sekarang kamu silakan minta pasti Kuberi".


Dengan spontan Syekh merebahkan kepalanya bersujud syukur sambil berkata: "Engkau Kholiq pencipta semua makhluq, dan saya makhluk yang diciptakan oleh-Mu, semuanya juga pemberian-Mu, rasa syukur yang tiada terhingga saya ucapkan atas segala anugerah-Mu yang kuterima". 

Lalu Allah memberi hadiah kehormatan kepada Syekh dan bersabda: "Barang siapa melihatmu pada hari Jum'at, ia akan Ku-jadikan wali, dan kalau kamu melihat ketanah tentu akan jadi emas".


Syekh berkata lagi: "Ya Allah, semua anugerah pemberian-MU itu rasanya kurang bermanfaat bagiku, saya mohon karunia-Mu yang lebih bermanfaat dan lebih mulia setelah saya meninggal dunia". 


Alloh bersabda: "Namamu dibuat seperti nama-Ku pada imbalan pahalanya. Barang siapa menyebut namamu, pahalanya sama dengan orang yang menyebut nama-KU".


Sabtu, 20 Disember 2025

14. ORANG YANG MEMBACA HADIAH (BERTAWASUL) KEPADA SYEKH ABDUL QADIR AKAN DI HASILKAN MAKSUDNYA

Diriwayatkan oleh guru-guru yang telah mendapat kehormatan, barang siapa yang menyebut nama Syekh Abdul Qadir dengan tidak berwudhu, Allah akan menyempitkan rezeqinya. Dan barang siapa yang bernazar akan membaca hadiah bagi Syekh Abdul Qadir, harus segera dilaksanakan agar kelak jangan disebut orang yang menantang dan dikhawatirkan akan menerima kutukan.


Barangsiapa yang bersedekah makanan yang manis-manis pada malam Jum'at lalu dibagikan pada faqir miskin dan sebelumnya membaca hadiah bertawasul dengan membaca fatihah kepada Syekh Abdul Qadir lalu dimohonkan karomah dan syafa'atnya, Insya Alloh akan dihasilkan segala maksudnya dan akan mendapat pertolongan dari Allah.


Barangsiapa yang membaca fatihah berhadiah kepada Syekh Abdul Qadir, bagi orang tersebut akan diberi kelapangan, dan akan dikeluarkan dari segala kesulitan dunia dan akhirat.


Barangsiapa yang menyebut nama Syekh Abdul Qadir dengan mempunyai wudhu dengan keikhlashan serta mengagungkan dan menghormati kepada beliau, Allah akan melimpahkan kegembiraan pada hari itu baginya serta akan dilebur dosanya.


13. KERUSAKAN ORANG-ORANG YANG MENYEBUT SYEKH ABDUL QADIR TANPA BERWUDHU

Dalam kitab Kanzil Ma'ani diriwayatkan bahwa Syekh Abdul Qadir pada waktu pertama kali beliau menerima pangkat kewaliannya, beliau diliputi dengan sifat Jalaliyah Allah, yakni sifat Keperkasaan-Kesaktian. Oleh karena itu namanya menjadi sangat sakti. 

Kesaktiannya telah terbukti bagi orang yang menyebut nama Syekh Abdul Qadir dengan bersikap secara tidak sopan, menyebut nama beliau dengan tidak punya wudhu, akan putus lehernya.

Pada waktu berjumpa dengan Rosululloh SAW., Rosul berpesan: "Wahai Abdul Qadir, sikap perilakumu itu jangan kau lakukan lagi, banyak yang menyebut nama Allah dan namaku, mereka tidak bersifat sopan".

Setelah menerima amanat beliau, saat itu juga sikap perbuatan itu beliau tinggalkan.

Banyak ulama Baghdad yang menghadap Syekh Abdul Qadir, mereka mengharapkan agar beliau melepaskan sikap perbuatan itu, mengingat banyak yang menjadi korban, dan merasa iba terhadap mereka. 

Syekh Abdul Qadir berkata :"Sesungguhnya hal ini bukanlah keinginan saya, saya menerima sabda dari Allah yang isinya: "Kamu sudah mengagungkan nama-Ku, namamu juga ku agungkan".

Para alim ulama mengemukakan yang menjadi sebab nama Syekh Abdul Qadir itu sangat sakti karena beliau selalu membaca Saefi Hizbul Yaman karangan Sayyidina Ali Karromallohu Wajhah.


12. PARA WALI MENYAKSIKAN PERINGKAT KETINGGIAN SYEKH ABDUL QADIR

Diriwayatkan dalam kitab Roudhatun Nadhirin fii Manaqibi As-Syaikh Abdul Qadir, pada masa periode keenam dari zaman Abi Ali Al-Hassan As-Sirri, sampai pada masa kelahiran Syekh Abdul Qadir, tidak ada seorang 'alim ulama, kecuali pada umumnya mereka membicarakan tentang keagungan pangkat kewalian Syekh dan akan menginjak pundak para waliyulloh.

Para 'alim ulama itu menerima isi dari pengumuman tersebut, kecuali seorang wali dari kota Asfahan ia menolak isi dari pengumuman itu. 

Dengan adanya penolakan tentang kewalian Syekh, pada saat itu juga gugurlah ia dari pangkat kewaliannya.

Hampir tigaratus tahun lagi Syekh Abdul Qadir akan lahir, kedudukan pangkat kewaliannya sudah masyhur dikenal masyarakat.


11. TELAPAK KAKI NABI MUHAMMAD SAW. MEMIJAK PUNDAK SYEKH ABDUL QADIR PADA MALAM MI'RAJ

Syekh Rasyidin Al-Junaidi meriwayatkan, pada malam Mi'raj, malaikat datang menghadap Rosululloh SAW. sambil membawa buroq. Tampak sekali kaki buroq itu bercahaya laksana bulan, dan paku kasut telapak kakinya bersinar seperti sinar bintang.

Dikala buroq itu dihadapkan kepada Rosulullah SAW., ia tidak bisa diam dan kakinya bergoyang-goyang seperti sedang menari. Rosulullah SAW. bertanya " Mengapa kamu tidak diam? Apakah kamu menolak untuk kutunggangi?". 

Buroq berunjuk sembah: "Tidak, demi nyawa yang menjadi penebusnya, saya tidak menolak, namun ada suatu permohonan, nanti pada waktu Rosulullah SAW. akan masuk surga, jangan menunggangi yang lain selain saya sendiri yang menjadi tunggangannya." Rosulullah SAW. menjawab: "baik, permintaanmu akan kukabulkan ". 

Buroq masih mengajukan permohonannya: "Ya Rosulalloh, saya mohon agar tangan yang mulia memegang pundakku untuk tanda bukti nanti pada hari kiamat". 

Lalu dipegangnya pundak buroq itu oleh Rosulullah SAW. Karena gejolak rasa gembira sehingga jasad buroq itu tidak cukup untuk menampung ruhnya, sehingga naiklah badannya membumbung tinggi keatas setinggi empat puluh hasta tinggi badannya. Rosululloh berdiri sebentar melihat badan buroq itu menjadi naik keatas sehingga terpaksa Rosulullah SAW. mencari dan memerlukan tangga.


Sementara itu, sekonyong-konyong datanglah ruh Ghautsul A'zham Syekh Abdul Qadir Jailani mengulurkan pundaknya sambil berkata: "Silahkan pundakku diinjak untuk dijadikan tangga". Lalu Rosululloh memijakkan kaki beliau pada pundak Syekh, dan ruh itu mengantarkan telapak kaki Rosulullah SAW. untuk menunggangi buroq. 

Di saat itu Rosulullah SAW. bersabda: "Telapak kakiku menginjak pundakmu, dan telapak kakimu nanti akan menginjak pundaknya para waliyullah.


Ahad, 21 September 2025

HAKEKAT DAN MAKRIFATULLAH SANGAT PENTING DALAM KEHIDUPAN DIRI MANUSIA

 Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala perbuatan manusia. 


Allah mengatakan :“Jika kami mengetahui di-hati mereka ada kebaikan maka akan kami masukkan kebaikan dalam hati mereka itu”

___________________________________


Kebaikan itu adalah SIRULLAH, kebaikan itu adalah Rahasia dari pada Hakekat dan Makrifatullah, tapi jika Allah tidak menemukan kebaikan dalam diri mereka itu, maka Allah akan biarkan mereka dan mereka akan menjadi orang-orang yang sesat dan tidak mendapat petunjuk.

___________________________________


Sesungguhnya Hakekat dan Makrifatullah sangat penting dalam kehidupan seorang diri manusia, tapi kebanyakan manusia menyangka tanpa Ilmu Hakekat dan Makrifatullah mereka bisa mencapai kemuliaan dan mencapai jalan keselamatan.

___________________________________


Rasullullah s.a.w. telah mengatakan :


Syareat itu perkataan-ku = Asyareatu aquali

Tarekat adalah perbuatan-ku= Wal tarekatu af-ali

Hakekat adalah keadaan-ku = Wal hakekatu ahwali

Makrifat adalah modal-ku = Walmakrifatu rassamali.


Jadi Syareat adalah perkataan Muhammad, 

Tarekat adalah perbuatan Muhammad, 

Hakekat adalah keadaan Muhammad dan 

Makrifat adalah modal-nya Muhammad,

Ke-empat perkara ini disebut SYAREAT MUHAMMAD S.A.W.

___________________________________


Haaa..Jangan sampai kita baru menguasai Fikih saja lalu kita meng-klaim bahwa kita telah menguasai Syareat Muhammad s.a.w.,

___________________________________


Syareat muhammad mencakup empat permasaalahan yaitu : 


Awal, Akhir, Zahir dan Batin, atau Syareat, Tarekat, Hakekat dan Makrifat itulah kaedah orang-orang mukmin, para wali-wali Allah, orang-orang yang taat dalam jalan kebenaran, mereka mengkaji permasaalahan ini dengan hati yang sangat rendah, tapi kebanyakan orang-orang yang hatinya sangat tinggi dan sombong di muka bumi ini mereka telah menyalahkan dan mengatakan guru-guru yang Mursyid sebagai orang-orang yang sesat, hal ini perlu di-pahami dengan baik, ditarik kembali pemahaman mereka sehingga mereka dapat memahami kebenaran dari ilmu yang di bawa oleh Rasullullah s.a.w., sampai kepada Sahabat-sahabat, kemudian sampai kepada Tabi-tabi’in dan sampai-lah kepada Guru-guru pada hari ini.

___________________________________


Maka sesungguhnya kita harus berjalan d imuka bumi ini sambil mencari seorang guru.

Guru yang kita cari jangan sembarangan guru, tapi guru yang berpangkat Mursyid, karena hanya guru Mursyid-lah yang bisa membawa KEBENARAN pada seseorang.


Guru Syareat disebut Ustadz, Mudaris atau Murabbi

Guru Tarekat disebut Syekh

Guru Hakekat disebut Mursyid

Guru Makrifat disebut Wali

___________________________________


Kenapa guru Makrifat disebut WALI?


Karena dia telah memper-jumpa-kan manusia dengan Allah s.w.t, dia menjadi punggung terbesar, dia mejadi wasilah terbesar, itulah wasilah terbesar yang telah diambil oleh Muhammad s.a.w, sehingga kita semua wajib ber-SHALAWAT kepadanya,

___________________________________


Kebanyakan orang-orang mengatakan shalawat itu adalah :

“Innallaha wamalaa ikatahu yusalluuna alannabi”

“Shallu alannabi” itu dianggap sebagai ucapan shalawat, padahal ayat tersebut adalah operasional adalah perintah untuk melakukan bukan untuk membaca-nya saja.

___________________________________


Mudah-mudahan dengan penyampai-penyampaian seperti ini, kita dapat menarik kesimpulan awal, sekarang kita sudah pelajari berapa ilmu, sekarang kita sudah menemukan berapa guru, guru siapa yang kita ketemukan, apakah guru umum, guru silat, atau guru Mursyid, kalau belum menemukan guru Mursyid maka berjalan-lah terus, berjalan terus, Insya Allah kita akan menemukan guru Mursyid, karena kalau kita berjalan menuju Mursyid, maka Mursyid akan berjalan lebih cepat menghampiri kita, jangan-lah sekali-kali seorang murid menyangka bahwa dia menemukan Mursyid karena kemampuan dia tapi harus menyangka kemampuan Mursyid ada dalam kemampuan Allah s.w.t.

___________________________________


Mudah-mudahan artikel-artikel ini mempunyai nilai yang ber-arti bagi para pembaca sekalian didalam memahami ilmu Hakekat dan Makrifatullah ngih..

___________________________________


Karena jika kita memahami Hakekat dan Makrifatullah dengan benar maka Kematian akan menjadi mudah bagi kita, kematian tidak menakutkan lagi, liang kubur tidah menjadi perih, karena selama ini orang takut pada liang kubur, padahal seorang mukmin dia harus dapat menanggapi hal ini dengan baik, menanggapi panggilan Allah s.w.t. dengan baik, dan pada saat dia mengalami kematian, dia mati dalam ke-adaan yang KHUSNUL KHATIMAH (Khusnul Khatimah artinya dia mengetahui ilmu tentang kematian atau ilmu Sakratul Maut).

___________________________________


Cari-lah ilmu sampai engkau takluk-an maut, karena kalau engkau tidak takluk-an maut, maka maut akan takluk-an engkau, INGAT ITU...


KEBANYAKAN MANUSIA TIDAK MEMAHAMI DIMANA DUDUK RASUL-NYA

 Muhammad itu ada dalam dirinya, dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 7 Allah berfirman :


“Wa’lamu anna fikum Rasullullah” 


Ketahui-lah sesungguhnya Rasul itu ada dalam diri kamu.

___________________________________


Tetapi kebanyakan manusia tidak memahami dimana duduk Rasul-nya dalam diri mereka itu, kecuali hanya orang-orang yang memahami Ilmu Hakekat dan Makrifatullah sajalah yang memahami kedudukan rasul-nya dalam dirinya...

___________________________________


Sesungguhnya Rasul dalam dirinya itu dapat-lah di-minta-kan pertolongan untuk memberikan jalan keluar atas segala permasaalahan yang ada di muka bumi ini, 


Allah berfirman :


“Laqad jaa`akum min rasulum min anfusikum”


Artinya : Sesungguhnya Rasul telah datang pada diri kamu.


di ayat yang lain Allah berfirman :


"Wama arsalnaka illa kaffatan linnasi basiiran wanajiiran”


Artinya : Sesungguhnya Rasul itu di-utus untuk semua manusia (kaffatan linnasi = untuk semua manusia).

___________________________________


Untuk apa?..Untuk memberi kabar GEMBIRA dan kabar TAKUT pada manusia itu...


Tapi Allah berfirman:


“walakinna akharaannasi la ya’lamuuna”


Artinya : Tapi kebanyakan manusia tidak mengenal Muhammad-nya.


Jika manusia tidak mengenal Rasul-nya, maka dia akan menjadi orang-orang yang celaka di dunia dan akhirat kelak...

___________________________________


HAKIKAT PERJALANAN ISRA' DAN MI'RAJ

 HAKIKAT PERJALANAN ISRA' DAN MI'RAJ

=============================

1. Disucikan di bakkah (lembah yang diberkahi)

2. Berhenti di madinah hakikat penglihatan

3. Berhenti di thursina hakikat kalam musa becakap-cakap.

4. Berhenti di bethlehem hakikat nafas allah dihembuskan

5. Berhenti di baitul maqdis hakikat sulaiman mendengar bahasa alam

______________________________________


MI'RAJ Di Langit Bertemu dengan Lambang Esensi Wujud Nafsu


Pertama Nabi Adam a.s.Jasad Panca Indera Tanah Amarah

Kedua Nabi Yahya dan Nabi Isa Akal Agama Udara Lawamah

Ketiga Nabi Yusuf a.s. Shudur Islam Air Mulhimah

Keempat Nabi Idris a.s. Qolbu Iman Api Mutmainah

Kelima Nabi Harun a.s. Fuad Ihsan Susu Radiah

Keenam Nabi Musa a.s. Lubb Takwa Anggur Mardiah

Ketujuh Nabi Ibrahim a.s. Ruh Ma'rifat Madu Kamilah

______________________________________


SHIDROTUL MUNTAHA (PERJALANAN TERAKHIR), LIQO ALLAH HAKIKAT ISRA' DAN MI'RAJ MENGENAL DIRI

______________________________________

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui..(QS Al Israa 17:1)

______________________________________


PERJALANAN MALAM MASJIDIL HARAM KE MASJIDIL AQSA..


Mengapa Allah SWT memperjalankan hambanya di malam hari (lailan), bukan di siang hari (naharan)?

Dalam bahasa Arab kata lailah mempunyai beberapa makna.

Ada makna literal berarti malam, lawan dari siang.

Ada makna alegoris (majaz) seperti gelap atau kegelapan, kesunyian, keheningan, dan kesyahduan; serta

Ada makna anagogis (spiritual) seperti kekhusyukan (khusyu'), kepasrahan (tawakkal), kedekatan (taqarrub) kepada Allah.

______________________________________


Pada Saat malam Hari, Perhatian Panca Inderawi manusia menurun dan sangatlah Terbatas, Sehingga Pandangannya tidak banyak disibukkan oleh hal - hal diluar dirinya. Pada Saat seperti ini, maka manusia bisa menjadi lebih merasa, merasakan Kebatinannya.

______________________________________


MASJIDIL HARAM KE MASJIDIL AQSA


Bangunan Fizikal Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa, pada saat nabi Muhammad di Israkan itu belum ada sama sekali, jadi Isra bukanlah Perjalanan dari bangunan Fisik Ke bangunan Fizikal yang Lain.

______________________________________


Masjidil haram terambil dari akar kata “masjid” dan “haram”.

Dari segi bahasa, kata tersebut terambil dari akar kata sajada-sujud, yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat dan takzim kepada Allah. Masjid adalah ketaatan kepada Allah.

Sedangkan haram adalah larangan, maka masjidil haram akan bermakna ketaatan kepada larangan, atau batas-batas larangan yang diperintahkan Masjidil haram bukanlah bangunan fizikal.

Tapi Batas-batas Larangan lebih ditujukan untuk Perbuatan Jasad Manusia.

Iya, jasad Manusia beserta panca inderawinya itulah Hakikatnya Masjidil haram.

______________________________________


MASJIDIL AQSA


Masjidil Aqsa Terambil dari akar kata "Masjid" dan "Aqsa".

Dari segi bahasa, kata tersebut terambil dari akar kata sajada-sujud, yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat dan takzim kepada Allah. Masjid adalah ketaatan kepada Allah.

Sedangkan Aqsa adalah Jauh atau Tak terlihat, maka Masjidil aqsa berarti Ketaatan yang Tak Terlihat.

Jadi Batin Manusia yang Tak Terlihat itulah Hakikatnya Masjidil Aqsha.

______________________________________


Maka Arti Isra' adalah

DIPERJALANKAN DAN DIPERLIHATKAN dari JASAD MANUSIA MENUJU BATIN MANUSIA..duuuh jandakuh...

__________________