Catatan Popular

Sabtu, 8 Oktober 2011

RAHSIA MAKRIFAT III : RAHSIANYA MENGENAL ZAT ALLAH DAN ZAT RASULULLAH

Ada pun makrifat itu rahsianya ialah mengenal Zat Allah dan Zat Rasulullah,oleh kerana itulah makrifat dimulakan:-

1. Makrifat diri yang zahir.
2. Makrifat diri yang bathin.
3. Makrifat Tuhan.


APA GUNA MAKRIFAT?

Ada pun guna makrifat kerana mencari HAKIKAT iaitu mengenal yang Qadim dan mengenal yang baharu sebagaimana kata:

"AWALUDDIN MAKRIFATULLAH"

Ertinya: Awal ugama mengenal Allah.
Maksudnya mengenal yang mana Qadim dan yang mana baharu serta dapat mengenal yang Qadim dan yang baharu,maka dapatlah membezakan diantara Tuhan dengan hamba.


BAITULLAH KALBU MUKMININ
Sesungguhnya hati ini sewaktu bayi sehingga aqil baliq diibaratkan bunga yang sedang menguntum,tidak ada seekor ulat atau kumbang yang dapat menjelajahnya! apabila dewasa (aqil baliq) maka hati itu ibaratkan bunga yang sedang mengembang,maka masuklah ulat dan kumbang menjelajah bunga itu!
Sesungguhnya amalan makrifat dan zikir yang dibaiah itu adalah untuk membersihkan hati agar dapat menguntum semula seperti hati kanak-kanak yang suci-bersih!
Hati ini juga seperti satu bekas menyimpan gula yang tertutup rapat dan dijaga dengan baik! sekiranya tutup itu tidak jaga dengan baik atau tutupnya sudah rosak,maka masuklah semut hitam yang sememangnya gula itu makanannya!

PEPERANGAN
Peperangan yang lebih besar dari perang UHUD, KHANDAK dan lain-lain peperangan ialah "Peperangan dalam diri sendiri (Hati)", setiap saat denyut jantung ku ini, aku akan terus berperang.Sesungguhnya iblis itu menanti saat dan ketika untuk merosakkan anak Adam !Sekiranya aku tidak ada bersenjata (zikir), nescaya aku pasti kecundang!Keluar masuk nafas anak Adam adalah zikir! 6,666 sehari semalam nafas keluar dan masuk, sekiranya anak Adam tidak bersenjata, pasti ia kecundang!

ASAL USUL MAKRIFAT

Rasulullah SAW mengajar kepada sahabatnya Saidina Ali Karamullah.Saidina Ali Karamullah mengajar kepada Imam Abu Hassan Basri.Imam Abu Hassan Basri mengajar kepada Habib An Najmi.Habib An Najmi mengajar kepada Daud Attaie.Daud Attaie mengajar kepada Maaruf Al Karhi.Maaruf Al Karhi mengajar kepada Sirris Sakatari.Sirris Sakatari mengajar kepada Daud Assakatar.Daud Assakatar mengajar kepada Al Junidi. Maka Al Junidi yang terkenal sebagai pengasas MAKRIFAT.Maka pancaran makrifat itu dari empat sumber iaitu:

1. Pancaran daripada sumber SULUK yang dinamakan
Makrifat Musyahadah.
2. Pancaran daripada sumber KHALWAT yang dinamakan
Makrifat Insaniah.
3. Pancaran daripada Inayah yang dinamakan ROHANI.
4. Pancaran daripada Pertapaan yang dinamakan JIRIM.

Maka dari sumber amalan itulah terbit makrifat yang tinggi dan mempunyai rahsia yang sulit.

 

API MA'RIFATULLAH

 

Dengan berlindung kepada Allah Swt, Pencetusan Api Ma’rifattullah dalam kalimah “ALLAH” saya awali.

Syahdan, nama Allah itu tidak akan pernah dapat dihilangkan, sebab nama Allah itu akan menjadikan Zikir bagi para Malaikat, Zikir para burung, Zikir para binatang melata, Zikir tumbuh-tumbuhan dan Zikir dari Nasar yang 4 (tanah, air, angin dan api) serta zikir segala makhluk yang ada pada 7 lapis langit dan 7 lapis bumi, juga zikir makhluk yang berdiam diantara langit dan bumi. (buka…..Al-Qur’an, Surah At-thalaq, ayat 1).

Adapun zikir para makhluk Allah yang kami sebutkan tadi tidaklah sama logatnya, dan tidak sama pula bunyi dan bacaannya. Tidak sedikit para akhli Sufi dan para wali-wali Allah yang telah mendengar akan bunyi zikir para makhluk itu, sungguh sangat beraneka ragam bunyinya.

Dalam Kitab Taurat, nama Zat yang maha Esa itu ada 300 banyaknya yang ditulis menurut bahasa Taurat, dalam Kitab Zabur juga ada 300 banyaknya nama Zat yang maha esa itu yang ditulis dengan bahasa Zabur.

Dalam Kitab Injil juga ada 300 banyaknya nama Zat yang Esa itu yang ditulis dengan bahasa Injil, dan dalam Kitab Al-Qur’an juga ada 99 nama Zat yang esa itu ditulis dalam bahasa Arab. Jika kita berhitung maka dari keempat kitab itu yang ditulis berdasarkan versinya, maka akan ada 999 nama bagi zat yang maha esa itu, dari jumlah tersebut maka yang 998 nama itu, adalah nama dari Sifat Zat yang maha Esa, sedangkan nama dari pada Zat yang maha esa itu hanya satu saja, yaitu “ ALLAH ”.

Diterangkan didalam Kitab Fathurrahman, berbahasa Arab, yaitu pada halaman 523. disebutkan bahwa nama Allah itu tertulis didalam Al-Qur’an sebanyak 2.696 tempat.

Apa kiranya hikmah yang dapat kita ambil mengapa begitu banyak nama Allah, Zat yang maha Esa itu bagi kita…?

Allah, Zat yang maha esa, berpesan :

“ Wahai Hambaku janganlah kamu sekalian lupa kepada namaku “

Maksudnya : Allah itu namaku dan Zatku, dan tidak akan pernah bercerai, Namaku dan Zatku itu satu.

Allah Swt juga telah menurunkan 100 kitab kepada para nabi-nabinya, kemudian ditambah 4 kitab lagi sehingga jumlah keseluruhan kitab yang telah diturunkan-Nya berjumlah 104 buah kitab, dan yang 103 buah kitab itu rahasianya terhimpun didalam Al-Qur’annul karim, dan rahasia Al-Qur’annul karim itu pun rahasianya terletak pada kalimah “ALLAH”.

Begitu pula dengan kalimah La Ilaha Ilallah, jika ditulis dalam bahasa arab ada 12 huruf, dan jika digugurkan 8 huruf pada awal kalimah La Ilaha Ilallah, maka akan tertinggal 4 huruf saja, yaitu Allah.

Ma’na kalimah ALLAH itu adalah sebuah nama saja, sekalipun digugurkan satu persatu nilainya tidak akan pernah berkurang, bahkan akan mengandung ma’na dan arti yang mendalam, dan mengandung rahasia penting bagi kehidupan kita selaku umat manusia yang telah diciptakan oleh Allah Swt dalam bentuk yang paling sempurna.

ALLAH jika diarabkan maka Ia akan berhuruf dasar Alif, Lam diawal, Lam diakhir dan Ha.
Seandai kata ingin kita melihat kesempurnaannya maka gugurkanlah satu persatu atau huruf demi hurufnya.

• Gugurkan huruf pertamanya, yaitu huruf Alif (
ا ), maka akan tersisa 3 huruf saja dan bunyinya tidak Allah lagi tetapi akan berbunyi Lillah, artinya bagi Allah, dari Allah, kepada Allahlah kembalinya segala makhluk.
• Gugurkan huruf keduanya, yaitu huruf Lam awal (
ل ), maka akan tersisa 2 huruf saja dan bunyinya tidak lillah lagi tetapi akan berbunyi Lahu.
Lahu Mafissamawati wal Ardi, artinya Bagi Allah segala apa saja yang ada pada tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi.
• Gugurkan huruf ketiganya, yaitu huruf Lam akhir (
ل), maka akan tersisa 1 huruf saja dan bunyinya tidak lahu lagi tetapi Hu, Huwal haiyul qayum, artinya Zat Allah yang hidup dan berdiri sendirinya.

Kalimah HU ringkasnya dari kalimah Huwa, sebenarnya setiap kalimah Huwa, artinya Zat, misalnya :

Qul Huwallahu Ahad., artinya Zat yang bersifat kesempurnaan yang dinamai Allah. Yang dimaksud kalimah HU itu menjadi berbunyi AH, artinya Zat.

Bagi sufi, napas kita yang keluar masuk semasa kita masih hidup ini berisi amal bathin, yaitu HU, kembali napas turun di isi dengan kalimah ALLAH, kebawah tiada berbatas dan keatas tiada terhingga.

Perhatikan beberapa pengguguran – pengguguran dibawah ini :

Ketahui pula olehmu, jika pada kalimah ALLAH itu kita gugurkan Lam (
ل ) pertama dan Lam (ل ) keduanya, maka tinggallah dua huruf yang awal dan huruf yang akhir (dipangkal dan diakhir), yaitu huruf Alif dan huruf Ha (dibaca AH).

Kalimah ini (AH) tidak dibaca lagi dengan nafas yang keluar masuk dan tidak dibaca lagi dengan nafas keatas atau kebawah tetapi hanya dibaca dengan titik.

Kalimah AH, jika dituliskan dengan huruf Arab, terdiri 2 huruf, artinya dalam bahasa disebutkan INTAHA (Kesudahan dan keakhiran), seandai saja kita berjalan mencari Allah tentu akan ada permulaannya dan tentunya juga akan ada kesudahannya, akan tetapi kalau sudah sampai lafald Zikir AH, maka sampailah perjalanan itu ketujuan yang dimaksudkan. (Silahkan bertanya kepada akhlinya)

Selanjutnya gugurkan Huruf Awalnya, yaitu huruf ALIF dan gugurkan huruf akhirnya, yaitu huruf HA, maka akan tersisa 2 buah huruf ditengahnya yaitu huruf LAM pertama (Lam Alif) dan huruf LAM kedua ( La Nafiah). Qaidah para sufi menyatakan tujuannya adalah Jika berkata LA (Tidak ada Tuhan), ILLA (Ada Tuhan), Nafi mengandung Isbat, Isbat mengandung Nafi tiada bercerai atau terpisah Nafi dan Isbat itu.

Selanjutnya gugurkan huruf LAM kedua dan huruf HU, maka yang tertinggal juga dua huruf, yaitu huruf Alif dan huruf Lam yang pertama, kedua huruf yang tertinggal itu dinamai Alif Lam La’tif dan kedua huruf itu menunjukkan Zat Allah, maksudnya Ma’rifat yang sema’rifatnya dalam artian yang mendalam, bahwa kalimah Allah bukan NAKIRAH, kalimah Allah adalah Ma’rifat, yakni Isyarat dari huruf Alif dan Lam yang pertama pada awal kalimah ALLAH.

Gugurkan tiga huruf sekaligus, yaitu huruf LAM pertama, LAM kedua, dan HU maka tinggallah huruf yang paling tunggal dari segala yang tunggal, yaitu huruf Alif (Alif tunggal yang berdiri sendirinya).

Berilah tanda pada huruf Alif yang tunggal itu dengan tanda Atas, Bawah dan depan, maka akan berbunyi : A.I.U dan setiap berbunyi A maka dipahamhan Ada Zat Allah, begitu pula dengan bunyi I dan U, dipahamkan Ada Zat Allah dan jika semua bunyi itu (A.I.U) dipahamkan Ada Zat Allah, berarti segala bunyi/suara didalam alam, baik itu yang terbit atau datangnya dari alam Nasar yang empat (Tanah, Air, Angin dan Api) maupun yang datangnya dan keluar dari mulut makhluk Ada Zat Allah.

Penegasannya bunyi atau suara yang datang dan terbit dari apa saja kesemuanya itu berbunyi ALLAH, nama dari Zat yang maha Esa sedangkan huruf Alif itulah dasar (asal) dari huruf Arab yang banyaknya ada 28 huruf.

Dengan demikian maka jika kita melihat huruf Alif maka seakan-akan kita telah melihat 28 huruf yang ada. Lihat dan perhatikan sebuah biji pada tumbuh-tumbuhan, dari biji itulah asal usul segala urat, batang, daun, ranting, dahan dan buahnya.

Syuhudul Wahdah Fil Kasrah, Syuhudul Kasrah Fil Wahdah.

Pandang yang satu kepada yang banyak dan pandang yang banyak kepada yang satu maka yang ada hanya satu saja yaitu satu Zat dan dari Zat itulah datangnya Alam beserta isinya.

Al-Qur’an yang jumlah ayatnya 6666 ayat akan terhimpun kedalam Suratul Fatekha, dan Suratul Fatekha itu akan terhimpun pada Basmallah, dan Basmallah itupun akan terhimpun pada huruf BA, dan huruf BA akan terhimpun pada titiknya (Nuktah). Jika kita tilik dengan jeli maka titik itulah yang akan menjadi segala huruf, terlihat banyak padahal ia satu dan terlihat satu padahal ia banyak.
Selanjutnya Huruf-huruf lafald Allah yang telah digugurkan maka tinggallah empat huruf yang ada diatas lafald Allah tadi, yaitu huruf TASYDID (bergigi tiga, terdiri dari tiga huruf Alif) diatas Tasydid adalagi satu huruf Alif.

Keempat huruf Tasydid itu adalah isyarat bahwa Tuhan itu Ada, maka wajib bagi kita untuk mentauhidkan Asma Allah, Af’al Allah, Sifat Allah dan Zat Allah.
Langkah terakhir gugurkan keseluruhannya, maka yang akan tinggal adalah kosong.
LA SAUTUN WALA HARFUN, artinya tidak ada huruf dan tiada suara, inilah kalam Allah yang Qadim, tidak bercerai dan terpisah sifat dengan Zat.

Tarku Mayiwallah (meninggalkan selain Allah) Zat Allah saja yang ada.
La Maujuda Illallah (tidak ada yang ada hanya Allah).

Sembilan kali sudah kita menggugurkan kalimah Allah, seandainya juga belum dapat dipahami maka tanyakanlah kepada akhlinya.


57 ulasan:

zaimaakai berkata...

assalamualaikum sdr.bagaimana sy boleh dapatkan kitab di atas.sy lihat akhirnya sama.

Deen Hassa berkata...

Maka.... Kita lah Allah..... Siapakan akhlinya maksud saudara??? adakah AhlulBaith...???

Tanpa Nama berkata...

SALAM..MAAF YE..SEBENARNYA KITA BUKAN ALLAH..KITA ADALAH HAMBA ALLAH YANG TAK PUNYA APE2..APE YANG ADA DALAM DIRI KITA ADALAH CUMA DI BERI PINJAM SAHAJA..APE YANG PENTING KITA MENAFI KAN DIRI KITA DAN MENGASAKAN ALLAH...

Tanpa Nama berkata...

Kembali bersatu denganNya dalam keadaan tidak bersekutu. Banyak rahsia tersurat dan tersirat. Allahu Akhbar.

Tanpa Nama berkata...

salam.memang benar byk rahsia tersurat dan yg tersirat..tapi bila kita kenal Allah maka binasa diri.yg ujud hanya lah Allah.kita adalah hamba Allah yg tak punya ape2..masyaALLAH....

Tanpa Nama berkata...

MasyaALLAH,SubhanALLAH...ilmu yang seperti inilah yg telah banyak diabaikan oleh orang hari ini.membuat jiwa jadi kosong tidak terisi dan kita menjadi seperti iman burung kakak tua

Tanpa Nama berkata...

Kadang2 ilmu itu kawan tetapi awas kadang2 itu ilmu itu lawan...

Kak Bada berkata...
Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pengarang.
Tanpa Nama berkata...

SUBHANALLAH atas segala sesuatu, Yang Dekat tapi tak terjangkau dan tak ada Illah SelainNYA

Tanpa Nama berkata...

Napelak mengaku diri tuhan pulak ni. .Hurmm

Tanpa Nama berkata...

Zat bole kita ketahui tp kita x bole cari sbb kita x jumpe. . .sbb yg jumpe tu pom bukan empunye sebenar. . Tu sbb setiap nabi2 peristiwa berdiaolog dgn Allah semua berbeza2. . .klao btol pertemuan itu dgn Allah tu benar mesti ada tanda dan bukti. . .dan bile berdialog dgnNya alam ni x brani pun nk berbunyi atau nk angkat muke. . . .sdgkn malaikat turun masa mlm lailatul qadar pun semua berhenti apetah lagi yg Empunya berbicara. . .akhir zaman ni byk org tertipu dgn diri2 dlm diri sendiri. . .X caya cuba cipta telur, lepas tu cuba tetaskn telur tu dan besarkn ayam tu. . .Wali songo bole xkan x bole kot

Wan Adeli berkata...

Asalamualaikum wrb, Hayati wahdatul syuhud saudara-ku, Hamba tetap Hamba, Jgn lebih dari itu nanti tersalah langkah. Kan Rasulullah tidak menyuruh jadi lebih dari itu

Tanpa Nama berkata...

Assalamu'alaikum.... W.W..

kalau boleh di lanjutkan, bagaimanakah dengan rahasia pengenalan zat/nur Rosulullah Muhammad SAW..?

Tanpa Nama berkata...

ALLAH TETAP ALLAH. RASUL TETAP RASUL. KITA TETAP KITA.
YANG BOLEH MENGAKU ALLAH HANYA ALLAH SAHAJA.
KITA HANYA MENUMPANG SAHAJA.
KATA PEPATAH. MATI MENGIKUT HIDUP MENUMPANG.

Tanpa Nama berkata...

kita byk dikeliru oleh perkataan roh.roh dinilai sebagai satu perkara yg berbeda.satu jua.

Tanpa Nama berkata...

pertentangn dua pendapat antra wahdatul wujud dan wahdatul syuhud lama dah berlaku dari zaman arabi lg. knp jadi tkut dan x yakin saudara adeli.hak tetep hak knp nk berdua.

aku berkata...

nafikan diri...isbat kan dia...nk isbat kan dia tu, kat mane??..yg dinafikan itulah yg diisbatkan...

aku berkata...

" bila kita kenal Allah maka binasa diri.yg ujud hanya lah Allah. kita adalah hamba Allah yg tak punya ape2 "....kita hamba??...tk binasa lagi diri tu...

"yg wujud, hanya allah"....kt mane wujud allah tu...wujud allah tu kita nk letak kt mane?...

aku berkata...

"ALLAH TETAP ALLAH. RASUL TETAP RASUL. KITA TETAP KITA."

"kita tetap kita"..tk binasa sepenuh nya lg..yg wujud SE je...

effendy berkata...

Itu lah yang di katakan ilmu tertingi di antara yang paling tinggi,yang menjadi rahsia di antara rahsia rahsianya...kalu dah tahu dan yakin duduk diam-diam jangan di bahaskan lagi kerana segala ilmu didalam alam fana ini terhenti disini..amin ya muhamad s.a.w

radiocuba7 berkata...

Macam ni..lah senang cerita..Alam ini ciptaan Tuhan maka tiada disana melainkan Allah dan perbuatanNya..Allah dan urusannya...dan kalau tak silap saya kata Ibnu Arabi Tauhid itu penyaksian bukan pengetahuan maka ssesiapa menyaksi maka dia bertauhid dan sesiapa berpengetahuan dia belum bertauhid....bukan saksi dengan mata kepala ye.....

Tanpa Nama berkata...

klo tengah mabok bole lah cakap suka2...
bila dah sedar...cukup diam...jgn pula di bahaskan...

nizam omar berkata...

assalam,mohon untuk mencelah. Tanya kepda diri masing-masing. Siapa guru yang mengajar kita Hamba tetap Hamba @ Anal Haq(allah dan hamba adalah satu). Sila jawab,siapa guru anda dan komen kat sini.Jika anda berani.

Tanpa Nama berkata...

Wahai para pembaca budiman, sungguh merugi tidak belajar ilmu ma'rifatullah, sulit dilukiskan indahnya hati bersamq Allah Swt. Zikir dgn nama "Allah" suatu yg penting dlm hidup, karena zikir melahirkan khusuk (rasa)bersama Allah Swt,untuk dibaawakan dalam shalat, dan dibawqakan saat nafas kembali pada Tuhan.

Tanpa Nama berkata...

kalau tak percaya terpulanglah

Tanpa Nama berkata...

Saudara, bukan berarti binasa diri kerana merasa sengsara tetapi dalam ertikata singkatnya, lenyap kerna kita ini bahru secara tarang terangan yang kadim hanya Tuhan semata. na kalau kita tidak lenyap seketika dalam perasaan kita nescaya kita tidak akan mengenal Tuhan. Bukan menganal Tuhan melalui mata kasar tetapi dengan mata batin dan perasaan kita sendiri. Tuan pengarang adalah benar, teruskan perjuangan INSHAALLAH TERBAIK!!!>

Tanpa Nama berkata...

Masing masing punya pendapatlah kita perlu ingat, sesiapa yang membuang ilmu tenpa usul periksa apa intipati dan makna ilmu itu dengan dipertimbangkan dengan nahu dan akal fikiran,saya rasa dialah yang rugi sendiri.Sabab ilmu pengatahuan yang di turunkan oleh ALLAH SUBHANALLAHU WA TAALAH,kelau ditulis dengan pena air selautan dunya ini tidak cukup dijadikan dakwat. cuma sebaliknya dari penarimaan akal dan fikiran kitalah yang mempertimbangkan.

Tanpa Nama berkata...

Ini penerimaan para Martabat Nafi Mubtadi

Tanpa Nama berkata...

Dalam pengartian saya ke atas kerangan ini, bukan menganggap diri sebagai ALLAH. Tetapi kita perlu ingat bahawa TUHAN itu jauhnya tidak berantara dekatnya tidak bersentuh jadi ini yang kita perlu kaji macam mana kita mencapai resalah ini baru firman Tuhan bukan bohong tapi kita yang pencarubah dn berperasaan waswas selalu sekian!!!!

Tanpa Nama berkata...

Bukan saya mencelah tetapi saya rasa ini adalah tingkatan sesuatu ilmu pengatahauan.Sebab badan adalah tubuh, Ruh (Nyawa)adalah Jasad halus, TUHAN adalah ghaib.jadi peranan Ruh ni menjadi perantaraan hidup dan mati.peranan Ruh ni seperti enjin diatas perahu, Mahasuci ALLAH bukan maksudku nak buat andayan. itulah kuasa yang dibagi olah Tuhan kepada kita terhad. seperti jua belajar di iskulah berdarjah darjah jadinya. so dari kitalah kalau rajin belajar kena rujuk kepada yang arriflah supaya tahu lebeh lanjut ini pendapat saya!!!!!.

Tanpa Nama berkata...

Betul tuan saya sokong awak. Tanpa makrifat maka tak kenallah TUHAN, tanpa zikrullah maka tak ingatlah TUHAN itu maksudnya.

Eulis Sulastri berkata...

Apa yang anda sampaikan adalah benar, tidak mengenal diri berarti kita ingkar. Kita berpulang kehadapanNya berjanji untuk membawa kalimah syahadat. Sangat rugi kalau kita tidak belajar ilmu ma'rifatullah. Semoga mereka semua di bukakan pintu hidayah yang seluas-luasnya oleh Allah SWT. Amin...

La Duren berkata...

Wa'alaikum sallam....

Siapa Guru yang mengajar : kita Hamba tetap Hamba @ Anal Haq ( allah dan hamba adalah satu ). Sila jawab!!! Siapa Guru anda? komen sini kalau berani.

So Hamba tetap Hamba tu Xbetul ker....?

La Duren berkata...

Ma'af, beloh tolongkah... Bagaimana cara mengenal itu.

Tanpa Nama berkata...

BETUL TU TUAN>>INILAH YG DI KATAKAN SIRULLAH>>>RAHSIA BERSAMA ALLAH>AMIN

Tanpa Nama berkata...

makrifat ialah ilmu mentauhidkan zat allah,kalau tuan mahukan jalan yang panjang tuan kenalah mencari guru seorang...duaorang.tiga..seramai-ramainya sehinggalah tuan mengenepikan guru-guru tuan tersebut dan mengikut hanya allah sahaja............jalan pendek tuan kenalah yakin dan berani kerana itu ia dinamakan ilmu tauhid......TINGGALKAN DUNIA DAN SEGALA-GALANYA YANG TUAN MILIKI SEKARANG..INSYAALLAH HAJAT TUAN ITU AKAN DI MAKBULKAN..amin ya muhamad s.a.w

Tanpa Nama berkata...

zikir apa yg tuan maksudkan ?

Tanpa Nama berkata...

SALAM SEMUA.... SYUKUR MASIH ADA YG BERMINAT MENENAL ALLAH. CUMA KITA FAHAMKAN, HANYA ALLAH YANG MENGENAL DIRINYA..ALLAH MELIHAT DIRINYA DENGAN DIRINYA SENDIRI....MAKSUDNYA TIADA LAGI YG MAHA WUJUD SELAINNYA...MAKA ITULAH DINAMAKN E-SA, BUKANNYA SATU, TETAPI MELIPUTI SEKALIANNNYA...KITA TERIMA DIRI KITA YG SEBENARNYA 'TIADA' SEADANYA YA....

daniel daniyel berkata...

wujudul fi kazzam, bunla kiasi lighoirihi..selagi wujud mu wahai jasad syirik x boleh dikiaskan dgn ape2 pon...

daniel daniyel berkata...

kita lihat bagaimana jasad ini blh hidup sdgkan kalau dilihat kembali sejarah nabi Adam yg mn jasadnya selama 40 taun x pernah idup kemudian Zat mentajallikan roh pd jasad kemudian bersin,lalu menyebut Alhamdulillah serta mengucap LAILAHAILLALLAH.Apakah jasad Adam yg mengucap atau roh nya??sudah tentulah rohnya bukan jasadnya..jasad ini adalah kesarungan semata-mata...jadi jgn mengambil alih kuasa yg Zat nyatakan pd roh kpd jasad..itu namanya syirik..kerana bercerai dr sifat tuhan kpd yg baru(JASAD)

Tanpa Nama berkata...

maaf yee ndak bertanya : api itu asalnya dari darah,tapi kenapa kita pegang kok panas juge?? salam hangat

ijoy83 berkata...

saya adalah salah seorang hamba Allah yang tersangat ingin mempelajari dan mengenal Allah,bolehkah penulis emailkan sesuatu yang dapat beri manfaat dan kefahaman kepada saya dan saudara..sekian
email saya; luziza83@gmail.com

terima kasih

khalrol berkata...

Syukur ke hadratNya terbuka hati untuk mengenaliNya lebih. ada sesiapa yang sudi beri tunjuk ajar cara2nya hantar ke ksi.khalrol@gmail.com

Tanpa Nama berkata...

isbatkan diri dan esakan Allah swt,sesungguhnya kita bukanya HAMBA NYA lg,Berdoa dan memohon petunjuk drpd Allah swt smoga mengangkat martabat kita (manusia yg jahil) ini kepada HAMBANYA.sesungguhnya tiada daya upaya kita (manusia) melainkan ALLAH swt

Tanpa Nama berkata...

1.pandang satu di dalam banyak,pandang banyak di dalam satu.
2.Pandang lah AKU dengan sebenar pandang,aku berada di dlam terang
Semoga ALLAH swt membukakan pintu hati dan mata hati bagi setiap manusia yang ingin kembali kepadanya

iman takwa berkata...

menurut saya.
kosong ialah isi - isi ialah kosong.

Tanpa Nama berkata...

sat2 bukan ruh dengan nyawa berbeza?
habis waktu tidoq tuhan cabut roh aku, camna aku leh hidup lagi la nih???

Tanpa Nama berkata...

jika syariat tarikat hakikat dan makrifat tidak lengkap.. maka kafir tersembunyi la dia..

Tanpa Nama berkata...

syariat tanpa hakikat batal,syariat tanpa hakikat hampa.

Tanpa Nama berkata...

hakikat tanpa syariat hampa

Tanpa Nama berkata...

Allah adalah Allah. Allah bukan tuhan dan tuhan bukan Allah. Menggandingkan keduanya adalah syirik yang halus dan tidak disedari. Perkataan tuhan menuju Allah, Allah benarkan di zaman jahiliah sahaja, bukan zaman sekarang.

Tidak kenal diri bagimana mau kenal Allah? Allah tiupkan ruhNya ke dalam jasad, untuk insan dapat mengurus jasad kejadian Allah. Allah berjiwa Maha Besar telah memecahkan jiwa-Nya kepada insan untuk mengurus dirinya dan menggunakan jasad yg sementara untuk merasa nikmat. Lupakah bahawa kejadian insan adalah kejadian yang Allah muliakan? Tertipulah iblis di sebalik kejadian insan adalah ruh Allah.

Allah itu wujud dan nyata. Bukankah dalil menyatakan wujud Allah itu dalilnya wujud yang nyata iaitu alam ini? Dengan maksud segalanya adalah Allah? Kemanapun anda memandang adalah wajah Allah?

Sedar atau tidak yang ghaib dan tidak nampak adalah insan/jiwa/ruh itu sendiri? Yang berada di dalam jasad di tempat gepal dan tiada teman? Dan hanya mendengar bicara diri sendiri? Dan hanya Allah yang mendengari?

Oleh itu jangan berandai-andai dan belajar dari ulama-ulama yang menyesatkan.

Adalah pasti Allah akan menzahirkan kesannya jika syirik kepada Allah yang membawa kekeliruan, mencampurkan Allah dengan tuhan. Tuhan itu adalah buatan manusia yang perlu di sembah dan disokong untuk menguatkannya. Allah Maha Berkuasa dan tidak perlu sokong insan untuk berkuasa.

Terima kasih Allah

MrDn

ahmad affizan berkata...

ASSALAM..... TUAN... MOHON KEBENARAN UNTUK COPY SEMUA YG SAYA BERMINAT UNTUK SAYA MENDALAMI ILMU ALLAH..... DIHARAP TUAN HALALKAN.. PADA SAYA SEGALA ILMU INI.... HANYA ALLAH YG DAPAT MENBALASNYA..... INSYALLAH...

Tanpa Nama berkata...

Mabok apa......

radiocuba7 berkata...

Salam Sejahtera Tuan
Saya pun mohon kebenaran copy artikel dalam blog ini....

Tanpa Nama berkata...

SALAM SEJAHTERA, INILAH YANG DINAMAKAN ILMU RAHASIA WALAU BISA DIBACA BELUM TENTU MENGERTI APALAGI FAHAM. BERSUKURLAH KITA KEPADA ALLAH YANG TELAH MEMBUKAKAN HIJAB SEHINGGA KITA DAPAT MEMAHAMI ILMU WARISAN PARA NABI. WALAU BAGAIMANAPUN ILMU HARUS DI GURUKAN . YANG MENDAPAT SECARA MAJUJUB SAJA MENGANGKAT GURU ZAHIR APALAGI KITA GOL. ORANG SALIK.

matakuku putra buton berkata...

barang siapa mengenal dirinya maka pasti akan mengenal TUHANnya...

mugtea berkata...

senang bisa berkenalan denganpenulis. semoga kita semua bisa berkumpul kelak di hari kemudian bersama pemimpin barisan "Rasulullah".aamiin..