Catatan Popular

Ahad, 8 Julai 2018

DOANYA DITERIMA SELEPAS.....


Imam Ahmad Syihabuddin Bin Salamah Al-Qulyuby

Dari Ibrahim bin Adham r.a dia berada di Makkah lalu dia membeli sebuah anggur dari seorang lelaki pada saat jual beli laki-laki tersebut membawa dua buah anggur yang diletakkan di atas tanah diantara kedua kakinya, Ibrahim bin Adham mengira bahwa keduanya termasuk sudah ia beli, Ibrahim pun langsung mengambil dan memakan keduanya lalu pergi ke Baitul Maqdis dan masuk ke kubah sahroh , dan merasakan ketentraman di dalamnya.

Ibrahim bin Adham pun mendapatkan suatu pertanda agar dia segera keluar dari tempat itu, di suatu malam setelah sahur dia menyerahkan kepada malaikat lalu keluarlah orang-orang yang ada di dalam kubah, Ibrahim pun menutup dirinya sehingga malaikat tidak melihatnya, Ibrahimpun menetap didalamnya kemudian malaikat masuk, malaikat berkata : “sepertinya disini ada manusia? “

Salah satu malaikat menjawab: “ada, dia adalah Ibrahim bin Adham dari Khurasan yang lain juga menjawab: “ ya benar.”
Yang lain berkata: “orang ini setiap hari amalnya selalu dinaikkan ke langit dan di terima, tetapi taatnya selama beberapa tahun tidak diterima doanya pun juga tidak dikabulkan di sebabkan oleh dua buah tamar. “
Setelah itu para malaikat menyibukan dirinya dengan ibadah sampai dengan terbitnya fajar, lalu khadim kembali dan membukakan pintu kubah, Ibrahim keluar dan pergi menuju Makkah.

Setelah sampai pada Babul Hanuut, Ibrahim melihat ada pemuda yang berjualan tamar.

Ibrahim berkata sesuatu padanya: “pada permulaan tahun ditempat ini ada orang tua yang berjualan tamar”, pemuda menjawab: “dia adalah orang tuaku dan dia telah meninggalkan kehidupan dunia”, lalu ibrahim memberitahukan kepada pemuda itu tentang kisah yang dialaminya.
Pemuda berkata pada Ibrahim: “kamu telah terbebas dari bagianku berupa dua buah tamar dan aku mempunyai saudara prempuan beserta ibu.”
Ibrahim bertanya: “dimana keduanya? “ Pemuda menjawab: “keduanya ada dirumah”.

Lantas Ibrahim datang kerumah dan mengetuk pintu maka keluarlah seorang yang lemah dan kurus dengan membawa sebilah tongkat ditangannya, kemudian ibrahim mengucapkan salam kepadanya diap pun menjawab salam itu. Ia bertanya: “ada keperluan apa?” Lalu ibrahim bercerita tentang kisah yang dialaminya orang lemah berkata: “kamu telah terbebas dari bagianku.” Kemudian Ibrahimpun melakukan hal yang sama kepada anak perempuan orang itu.

Ibrahim lantas menghadapkan wajahnya ke arah Baitul Maqdis dan masauk ke dalam kubah, lalu masuklah pula para malaikat ke dalam kubah dan mereka saling berbincang-bincang: inilah dia Ibrahim bin Adham yang amal serta doa-doanya tidak diterima selama beberapa tahun.

Ketika Ibrahim berbuat sesuatu yang berkaitan dengan dirinya tentang permasalahan dua buah tamar maka semua amal serta doa-doanya dikabulkan oleh Alllah serta dikembalikanlagi ke derajat yang semula

Ibrahimpun menangis disebabkan amat gembiranya dan dia tidak akan pernah makan kecuali satiap tujuh hari sekali dengan makanan yang halal.

Tiada ulasan: