Catatan Popular

Selasa, 21 Oktober 2014

KITAB AL MINAH AL SANIYAH (MENJADI KEKASIH ALLAH) FASAL12: MENGISTIQAMAHKAN SHOLAT JAMAAH



Oleh Syeikh Wahhab As-Sya'rani (Tokoh Sufi Mesir)

 
Setiap sholat jamaah, di sana mesti ada seorang wali Allah, yang dengannya Allah memberikan syafaat kepada yang lain. Sholat dengan berjamaah adalah sesuatu yang sangat penting. Orang yang ingin masuk dalam Hadlirat Ilahy harus senantiasa menjaga sholatnya.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan, seorang laki-laki buta datang kepada Rasul. Ia minta keringanan untuk dapat  sholat sendiri di rumah, karena tidak ada yang menuntun ke masjid.

Ditanya oleh Rasul, Apakah kamu mendengar adzan?". "Ya", jawab orang itu. "Berarti kamu tetap wajib ikutjamaah".

Ulama terdahulu menganggap bahwa ketinggalan sholat jamaah berarti musibah. Pernah diceritakan, salah seorang shahabat menjenguk kebunnya yang jauh. Ia baru pulang sore hari dan ternyata jamaah sholat  Ashar telah selesai. Ia sangat menyesal dan menangis. Lalu ia sedekahkan kebunnya sebagai ganti dari ketinggalannya dalam berjamaah.

Begitu pula yang terjadi dengan putra Umar  Abdullah ibn Umar ra pernah tertinggal jamaah Isya. Maka, ia lakukan sholat  sampai pagi, sebagai ganti dari ketertinggalannya dalam jamaah Isya.

Ubaidillah ibn Amer Al-Qowariry berkata,"Saya tidak pernah lepas sholat berjamaah. Suatu ketika, datang tamu, sehingga aku lupa pergi jamaah Isya di masjid. Aku keluar keliling kota untukmencari masjid, ternyata semuanya telah tutup.  Maka, aku pulang dan melakukan sholat Isya sendiri sampai 27 kali sebagai ganti atas ketertinggalanku.

Setelah itu, dalam tidur aku bermimpi menunggang kuda bersama orang banyak. Namun, aku selalu tertinggal; tidak dapat menyusul mereka. Salah satu di antaranya menoleh, 'Kamu tidak akan mampu menyusul kami'. 'Mengapa demikian',  tanyaku. 'Sebab, kami melakukan sholat Isya berjamaah, sedang engkau tidak'".

Ulama salaf melakukan takziyah dan menampakkan kesusahan seakan ditinggal mati keluarganya, bila salah satu dari mereka tertinggal jamaah sholat. Tidak hanya seluruh rakaat sholat. Ketinggalan satu rakaat saja, mereka sudah bertakziyah sampai tujuh hari.

Dan melakukan takziyah tiga hari, bila ketinggalan takbirotul ihram bersama imam. Mengapa kita sampai ketinggalan bahkan malas sholat berjamaah? Mungkin karena dosa-dosa dan kemaksiatan yang kita lakukan.

Para ulamamenyatakan, seseorang tidak akan tertinggal jamaah kecuali disebabkan dosa-dosa yang telah ia lakukan.
"Seseorang tidak akan tertinggal jamaah sholat, kecuali karena --pengaruh--dosa-dosa yang dilakukan".

Tiada ulasan: