Catatan Popular

Isnin, 20 Julai 2015

ABU BAKAR TERKENAL SEBAGAI GELARAN “ASH SHIDDIQ”



Setiap kali Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam mengabarkan sesuatu, Abu Bakar selalu menjadi orang yang paling pertama membenarkan dan mengimaninya. Karena dia begitu yakin bahwa Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam tidak berbicara berdasarkan hawa nafsunya.

Kondisi demikian membuat dia dijuluki Ash-Shiddiq (orang yang selalu membenarkan). Dia semakin terkenal dengan julukan itu setelah kejadian Isra’-Mi’raj. Waktu itu sekelompok orang musyrik mendatanginya dan mempertanyakan,”Apa pendapatmu tentang cerita temanmu itu? Dia mengaku telah diperjalankan tadi malam ke Baitul Maqdis!” Abu Bakar balik bertanya, “Dia mengatakan itu?” Mereka serempak mengiyakan. Abu Bakar berkata, “Kalau begitu dia benar! Seandainya dia mengatakan hal yang lebih dari itu tentang kabar dari langit, saya pasti akan membenarkannya, baik yang telah lalu maupun yang akan datang.”

karena itulah Abu Bakar dijuluki Ash-Shiddiq.

Baru saja bibir Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam selesai mengucapkan sesuatu, Abu Bakar langsung berkata, “Dia benar.” Orang lain boleh saja mencari tahu dulu, berpikir beberapa saat, atau bahkan meragukan. Tapi tidak demikian dengan Abu Bakar. Semboyannya sejak pertama kali menyatakan keislaman adalah, “Jika Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam berkata, maka dia benar.”

Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam pun pernah menyiarkan julukan tersebut ditengah-tengah khalayak ramai, yaitu pada saat beliau menaiki gunung Uhud bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman, waktu itu gunung Uhud bergetar. Maka Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam berkata, “Tenanglah wahai Uhud, diatasmu hanyalah seorang Nabi, seorang Shiddiq, dan dua orang syahid.”

Tiada ulasan: