Catatan Popular

Selasa, 9 Januari 2018

KISAH ABU BAKAR AL WARAQ TENTANG GURUNYA SYEIKH HAKIM AT TIRMIDZI

“Pada suatu hari Syekh Tirmidzi menyerahkan buku-bukunya kepadaku untuk dibuang ke Sungai Oxus. Ketika kuperiksa, ternyata buku-buku itu penuh dengan seluk-beluk dan kebenaran-kebenaran mistik. Aku tak tega melaksanakan perintah Syekh itu, dan buku-buku tersebut kusimpan di dalam kamarku. Kemudian aku katakan kepadanya bahwa buku-buku itu telah kulemparkan ke dalam sungai. Namun Syekh Tirmidzi bertanya kepadaku, Apakah yang engkau saksikan setelah itu?’
“Tidak sesuatu pun, Guru!”. jawabku.
“Kalau begitu, engkau belum membuang buku-buku itu ke dalam sungai. Pergilah dan buanglah buku-buku itu.”
Abu Bakar menjalankan lagi perintah Syekh. Namun ada dua persoalan yang mengganjal di dalam hatinya. Pertama, mengapa Syekh ingin membuang buku buku ini ke dalam sungai? yang kedua, apakah yang akan dia saksikan nanti setelah mancampakkan buku-buku tersebut ke dalam air?
Abu Bakar terus berjalan menuju sungai Oxus dan melemparkan buku-buku itu. Ketika itu juga air sungai terbelah dan terlihatlah olehnya sebuah peti yang terbuka tutupnya. Buku-buku itu jatuh dan masuk ke dalam peti tersebut, kemudian tutup peti tersebut mengatup, dan air sungai bersatu kembali. Abu Bakar terheran-heran menyaksikan kejadian itu.
Sewaktu dia kembali, Syekh Tirmidzi bertanya, “Sudahkeh engkau lemparkan buku-buku itu?”
“Guru, demi keagungan Allah, katakanlah kepadaku apakah rahasia di balik semua ini?” dia balik bertanya

“Aku telah menulis buku-buku mengenai ilmu sufi dengan keterangan­keterangan yang sulit untuk dipahami oleh manusia-manusia biasa. Saudaraku Khidir meminta buku-buku itu. Peti yang engkau lihat tadi telah dibawakan oleh seekor ikan atas perintah Khidir, sedang Allah Yang Maha Besar, memerintahkan kepada air untuk menghantarkan peti itu kepadanya,” jawab sang guru

Tiada ulasan: