Catatan Popular

Selasa, 9 Januari 2018

KISAH DARI MULUT HAKIM AT TIRMIDZI

Kisah berikut ini diduga berasal dari Muhammad bin Ali at-Tirmidzi.
Setelah Adam dan Hawa berkumpul kembali dn taubat mereka diterima Allah, pada suatu hari Adam meninggalkna Hawa seorang diri karena sesuatu keperluan. Maka datanglah Iblis beserta anaknya yang bernama Khannas kepada Hawa.
“Aku harus pergi untuk melakukan sesuatu hal yang penting,” si Iblis berkata kepada Hawa.”Tolong jaga anakku hingg aku kembali nanti.”
Hawa menerima anak itu dan si Iblis pun pergi.
“Dia adalah anak Iblis yang dititipkannya kepadaku,” jawab hawa.”Mengapa engkau sudi menolongnya?.” Adam mencela Hawa. Dengan sangat marah anak Iblis itu dibunuhnya, dicincangnya, dan setiap cincnagan itu digantungkannya pada dahan. Setelah itu pergilah Adam. Tidak lama kemudian Iblis dataang.
“Di manakah anakku?.” Ia bertanya kepada Hawa.
Hawa menerangkan segala sesuatu yang telah terjadi :
“Adam mencincang-cincang tubuh anakmu dan setiap potongan tubuh anakmu digantungkannya pada dahan pohon.”
Si Iblis meneyerukan nama anaknya. Potongan-potongan tubuh anaknya berkumpul dan iapun hidup kembali, kemudain berlari menyambut ayahnya.
“Jagalah dia,” si Iblis bermohon kepada Hawa. “karena ada urusan lain yang harus kulakukan.”
Mula-mula hawa menolak tetapi Iblis bermohon sedemikian gigihnya sehingga akhirnya ia pun menyerah. Setelah itu pergilah si Iblis meninggalkan tempat itu. Ketika Adam pulang terlihatlah olehnya anak Ibllis itu.
“Apakah artinya semua ini?” tanya Adam.
Hawa mengisahkan yang telah terjadi. Adam memukuli Hawa habis-habisan.
“Aku tak tahu apakah rahasia di balik semua ini.” Adam menghardik,” sehingga engkau tidak memathui aku tetapi memathuhi seteru Allah dan terperdaya oleh bujukannya.”
Anak itu dibunuhnya dan mayatnya dibakarnya, kemudian sebagian abunya dibuangnya ke dalam air, sedang sebagiannya lagi dibuangnya ke udara dan diterbangkan angin. Setelah itu Adam pergi. Si Iblis datang pula menanyakan anaknya. Hawa menceritakan apa yang telah dilakukan Adam terhadap anakanya. Si Iblis berteriak memanggil anaknya, abu-abu mayat anaknya yang dibakar tadi berkumpul, kemudian si anak hidup kembali dan bersimpuh di depan ayahnya.
Sekali lagi Iblis memohon pertolongan tetapi ditolak oleh Hawa.
“Pastilah akau dibunuh Adam nanti,” jawabnya.
Iblis membujuk dengan berbagai sumpah sehingga akhirnya Hawa sekali lagi menyerah. Si Iblis pun pergi. Adam kembali dan didapatinya Hawa bersama naka itu lagi.
“Allah-lah yang mengetahui apa yang bakal terjadi sekarang ini.” Adam menghardik penuh amarah. “engkau menuruti kata-katanya dan tak memperdulikan kata-akata ku.”
Khannas disembelihnya dan dimasaknya. Separuh dari tubuh Khannas dimakannya sendiri dan separuhnya lagi diberikannya kepada Hawa. (Orang-orang mengatakan setelah tindakan Adam yang terakhir ini Iblis masih dapat menghidupkan dan membawa Khannas dalam rupa seekor domba). Kemudian si Iblis datang pula menanyakan anaknya dan Hawa menceritakan apa yang telah terjadi :
“Anakmu dimasak Adam. Separuh tubuhnya aku makan dan separuhnya lagi dimakan oleh Adam.”

“Inilah yang selama ini ku inginkan,” si Iblis berseru girang. “Aku ingin menyusup ke dalam tubuh Adam. Kini setelah dadanya menjadi tempat kediamanku, tercapailah sudah keinginanku itu.

Tiada ulasan: